Macam-macam Sistem Operasi Jaringan
1. Windows
Windows adalah sistem operasi jaringan yang paling banyak digunakan sekarang. Keunggulan dari sistem operasi ini adalah pengoperasian yang sangat mudah. Ini karena sistem operasi jaringan Windows adalah sistem operasi jaringan berbasis grafis atau GUI. Ternyata Windows adalah sistem operasi perkembangan dari Ms-DOS. Sekarang telah banyak versi Windows yang tersedia dengan keunggulan masing-masing. Tentunya versi terakhir adalah versi terbaru yang melengkapi versi sebelumnya. Yang paling umum digunakan hingga saat ini adalah Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8 dan sekarang yang terbaru adalah Windows 10.
2. UNIX
Pernah mendengar sistem operasi UNIX? Mungkin ini asing bagi beberapa orang, karena biasanya orang awam hanya mengenal Windows saja. UNIX adalah siste operasi berbasis text. Sehingga sistem ini jarang digunakan. Pengoperasian UNIX dengan menggunakan Line Command Based sehingga tidak user friendly. UNIX adalah dasar dari OS yang lain yaitu Linux.
3. Linux
Linux adalah perkembangan dari UNIX dan merupakan gabungan dengan MINIX yang juga salah satu perkembangan dari UNIX. Berbasis grafis, Linux banyak digunakan di jaringan besar seperti pengaksesan berkas pada perusahaan atau lembaga pendidikan. Linux berbeda dengan OS lain karena kernel dan komponen-komponen lainnya bebas. Seperti dasarnya, UNIX, Linux baik digunakan untuk workstation dan server. Ini karena Linux sangat stabil dalam jangka waktu yang lama dan tahan terhadap malware. Kelebihan Linux yang lainnya adalah bisa didapatkan dengan gratis, walaupun tetap ada yang berbayar. Tidak seperti Windows, yang harus membayar.
4. IBM
Sistem operasi ini dibuat oleh Microsoft dan IBM, namun kini dikelola oleh IBM. IBM digunakan sebagai pengganti DOS dan menggunakan kemampuan penuh dari Mikroprosessor Intel 80280. Termasuk di dalamnya adalah modus proteksi yang mampu menjalankan perintah secara simultan. Selain itu juga mendukung memori virtual sehingga Anda tidak perlu susah payah mengulang perintah yang sama persis. IBM merupakan gabungan dari Linux dan Windows. Namun penggunaan IBM dihentikan pada tahun 2006.
5. MAC
Siapa yang tak mengenal MAC? OS yang memiliki kepanjangan Macintosh Operating Sytem ini memang khusus digunakan pada produk Apple Computer. Karena itulah MAC tidak kompatibel dengan IBM. MAC ternyata adalah sistem operasi jaringan berbasis grafis pertama dengan kelebihan yang lebih menguntungkan. MAC cenderung stabil karena menggunakan UNIX. Selain itu, MAC juga multitasking sehingga kuat menerima berbagai perintah dalam waktu yang bersamaan. Tampilan grafis yang sangat bagus juga didukung dengan kekebalan terhadap malware. Karena itulah memiliki OS MAC adalah impian sebagian orang. Namun jika Anda ingin menggunakan OS ini, Anda harus membeli produk Apple Computer.
6. Free BSD
Sistem operasi jaringan Free BSD adalah salah satu perkembangan dari UNIX yang bertipe UNIX bebas dan diturunkan oleh UNIX AT & T. Free BSD dibuat pada tahun 1993 oleh David Greenman dan beroperasi di atas Intel X6. Sistem operasi jaringan ini berkonstrasi untuk menyediakan berbagai software untuk berbagai kepentingan.
7. Solaris
Lagi-lagi ini adalah salah satu sistem operasi perkembangan dari UNIX. Solaris dikembangkan oleh Sun Microsystem pada tahun 1992. Seperti perkembangan UNIX yang lain, Solaris adalah sistem operasi jaringan yang cukup stabil. Solaris adalah salah satu dari macam sistem operasi opensource disebut sebagai OpenSolaris. Solaris bisa didistribusikan secara bebas. Tersedia sumber distribusi dan semua orang bisa mengakses serta mengubah kode lalu kembali mendistribusikan. Jika diperhatikan, Solaris menuntut pengguna untuk kreatif dalam penggunaannya. Karena itulah Solaris tidak begitu user friendly sehingga tidak umum digunakan.
8. Novell Netware
Sistem operasi ini dikembangkan oleh Novell. Dibuat berbasis tumpukan protokol Xerox XNS, sistem operasi ini umum digunakan untuk komputer IBM. Ternyata Novell sempat merajai sistem operasi dunia dengan jaringan sebutan NOS. Dahulu, Novelll dipakai untuk LAN-Based NOS dan dibuat oleh Novell Inc. Sistem operasi ini banyak digunakan pada tahun 1990. Konsep dari NOS adalah pembagian disk space dan printer. File sharing NOS menggunakan layanan modul file dan pencarian lokasi fisik dilakukan di server. NOS memiliki Netware Core Control atau NCP yang lebih efektif.
Jenis Sistem Operasi Jaringan
a. Sistem Operasi Jaringan Berbasis Text
Sistem operasi berbasis text disebut juga dengan Command Line Interface (CLI). Ini adalah sistem operasi yang menampilkan antarmuka berupa huruf, angka, dan karakter khusus.
Kelebihan sistem operasi berbasis text :
- Pengoperasiannya cenderung mudah karena berupa text.
- Tidak terlalu membutuhkan banyak space karena text lebih kecil ukurannya daripada grafis.
- Tidak memerlukan banyak memori.
- Sesuai untuk hampir semua jenis software.
Kekurangan sistem operasi berbasis text :
- Kurang menyenangkan dari segi tampilan karena berupa text.
- Kurang memudahkan untuk pengguna apabila tidak tersedia native language.
- Tidak sesuai dengan software grafis.
b. Sistem Operasi Jaringan Berbasis Grafis
Disebut juga sebagai Graphical User Interface (GUI). Artinya adalah sistem operasi ini menggunakan grafis sebagai dasar pengoperasian. Sebenarnya GUI adalah perkembangan dari CLI. Karena itulah GUI terasa lebih mudah, apalagi disertai dengan grafis yang pastinya user friendly.
Kelebihan sistem operasi jaringan berbasis grafis :
- Desain grafis menjadikan lebih menarik ketika menggunakan.
- Mudah digunakan karena disertai dengan grafis yang menyenangkan.
- Penggunaan grafis yang bervariasi membuat minat pengguna bertambah.
- Menyatu dan berinteraksi dengan gadget lebih baik.
- Memiliki resolusi gambar yang lebih tinggi.
Kekurangan sistem operasi jaringan berbasis text :
- Membutuhan space dan memori yang lebih besar.
- Bergantung pada spesifikasi hardware.
- Tidak selalu kompatibel dengan semua jenis gadget atau komputer.
Komentar
Posting Komentar